Wanita Non Muslim Dihukum Cambuk di Aceh Disorot Dunia

Wanita Non Muslim Dihukum Cambuk di Aceh Disorot DuniaHukum cambuk di Aceh terhadap non muslim @detik.com

Untuk pertama kalinya, hukuman cambuk di Aceh dijatuhkan kepada warga non muslim. Hal ini menjadi sorotan luas setelah seorang wanita 60 tahun dihukum cambuk karena menjual minuman keras.

Kabar ini menjadi pemberitaan media luar negeri, seperti AFP, BBC hingga Time pada Rabu (13/4) kemarin.

Dari laporan AFP diberitakan, wanita 60 tahun itu dicambuk 30 kali pada Selasa (12/4). Hukuman cambuk ini pada dasarnya hanya berlaku bagi warga Muslim sesuai syariat Islam. Namun, pejabat di kantor Kejaksaan Aceh Tengah, Lili Suparli, ada dasar aturan untuk menjerat warga non muslim dengan hukum syariah di beberapa kasus tertentu.

"Ini adalah kasus pertama seorang non muslim dihukum dalam hukum Islam," kata Lili.

Secara terpisah, Syahrizal Abbas, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh mengatakan dalam qanun jinayah diatur jelas bahwa pemberlakuan hukuman hanya untuk Muslim.

"Kecuali bila dia (pelaku) dengan sadar minta dihukum cambuk, atas kesadaran sendiri. Garansi bahwa syariat hanya berlaku bagi Muslim adalah UU No 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh," kata Syahrizal.

"Kalau melakukan pelanggaran yang tak diatur dalam hukum jinayat, maka yang berlaku adalah hukum nasional. Bila ia mau menundukkan diri dan berlaku syariah, boleh. Tapi pada prinsipnya berlaku pada Muslim," kata Syahrizal yang sudah menerima laporan soal hukuman cambuk kepada warga non muslim tersebut.

Nay